***Selamat datang di Blog Catatan Rivay, Semoga bermanfaat..... !!! Contac Person/WA : 085921313517, Sms : 085232073572, BB,54510D87 Email : custemerpesas@gmail.com, Jl. Kesambi, Dsn, Julung Lao', Des, Galis, Kec, Giligenting, Kab, Sumenep 69482, Madura, Prov, Jawa Timur***

Tuesday, 29 March 2016

Dalil tertib Dakwah wa Tabligh




Setiap muslim yang mempunyai kalimat Laailaahaillallaah Muhammadurrasulullah mempunyai tanggungjawab terhadap diri sendiri dan keluarga, kerabat dan tetangga dekat, kampung sekitarnya dan manusia seluruh alam.
1.      Dakwah terhadap diri sendiri dan keluarga, sebagaimana Firman Allah swt;
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (QS At-Tahrim ayat 6)
2.      Dakwah terhadap kaum kerabat dan tetangga dekat, sebagaimana Firman Allah swt;
Artinya : Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat (QS Asy-Syu’ara 214)
3.      Dakwah terhadap kampung atau daerah sekitarnya, sebagaimana Firman Allah swt;
Artinya : Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya  dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur'an) dan mereka selalu memelihara shalatnya (QS Al-An’am 92)
4.      Dakwah atau tanggung jawab manusia seluruh alam, sebagaimana Firman Allah swt;
Artinya : Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (QS Ali Imran 110).
Bagaimana mengamalkan ayat-ayat tersebut ?
Untuk diri sendiri dan keluarga salah satu usahanya yaitu kita buat ta'lim dirumah dan silahturahmi ke ulama ataupun ikut pengajian para ulama, insya Allah dengan ta'lim dirumah dan datang ke ulama akan menyelesaikan tanggung jawab diri sendiri dan keluarga.
Untuk kaum kerabat dan tetangga dekat, maka alim ulama memberikan waktu minimal 2,5 jam setiap hari untuk silahturahmi ke kaum kerabat dan tetangga dekat, dan dalam prakteknya memang kelemahan kami belum bisa sampai 2,5 jam padahal sekarang sudah diarahkan kepada 8 jam setiap hari (membagi waktu menjadi 3 bagian, untuk diri sendiri, untuk keluarga dan untuk umat, 24jam/3=8jam).
Untuk kampung sekitar atau kota sekitar maka waktunya kami sediakan minimal 3 hari setiap bulan, dan insya Allah sekarang dihimbau untuk berusaha menuju 10 hari setiap bulan, sehingga silahturahmi dengan kampung sekitar tetap terjaga.
Kemudian yang terakhir untuk seluruh manusia ini tentunya sangat berat karena jumlah manusia lebih dari 5 milliar, maka dengan kelemahan kami alim ulama telah ajak keluar dalam waktu yang agak lama yaitu 40 hari dan atau 4 bulan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Memang seumur hidup belum tentu bisa mendatangi semua orang, tetapi Insya Allah dengan niat untuk mendatangi seluruh manusia kemudian mengajak orang yang lain buat usaha yang sama maka Allah akan terima niat kita, sebagaimana Rasulullah SAW diutus untuk seluruh umat sampai hari terakhir yang Allah kehendaki namun umur beliau hanya 63 tahun, tapi Allah terima usaha yang dilakukan Rasulullah SAW sehingga usaha ini masih akan berlanjut sampai hari terakhir yang Allah kehendaki. Jadi usaha da'wah rasulullah yang dilakukan ini bukan hanya 3 hari, 40 hari atau 4 bulan saja, tapi setiap hari dan seumur hidup kita untuk dakwah dan dakwah menjadi maksud hidup.

No comments:

Post a Comment